Kamis, 19 April 2012

Sosialisasi Skripsi Berhasil Membuat Mahasiswa Galau

Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) menyelenggarakan  sosialisasi skripsi kamis 19 April 2009. Sosialisasi skripsi ditujukan bagi mahasiswa PBSID angkatan 2009 yang kini semester VI. Acara sosialisasi skripsi yang dilaksanakan di gedung C.4 mengalami penundaan sekitar 30 menit akibat ruang C.4 masih dipakai untuk diskusi mahasiswa semester II hingga VI.
Sosialisasi skripsi dihadiri sekitar 250 mahasisawa PBSID semester VI. Peserta yang berada di belakang dalam beberapa waktu belum mampu mengkondisikan diri mereka. Beberapa mahasiswa terlihat mengobrol dengan sesama mahasiswa. Mahasiswa dibuat galau dengan adanya pilihan yang ada di PBSID  antara bahasa atau sastra. Kegalauan bertambah dengan harus memilih pembimbing skripsi.
Acara sosialisasi dibuka langsung oleh Bapak Drs. Agus Budi Wahyudi, M.Hum. selaku Kaprogdi PBSID FKIP UMS. Kaprogdi mengungkapkan adanya undangan atau edaran tertulis bagi mahasiswa untuk mengikuti sosialisasi skripsi yang telah dijadwalkan jurusan. Kaprogdi juga memberikan gambaran mengenai beberapa hal pada acara sosialisasi skripsi yang perlu diperhatikan mahasiswa diantaranya:
  1.  Meyakinkan menerima formulir yang gunanya untuk mengajukan pembimbing skripsi.
  2.  Mahasiswa harus mempunyai pilihan jangan sampai di tengah mengganti pembimbing.
  3. Tanggal 19 Mei 2012 merupakan batas akhir pengumpulan formulir ke sekretaris jurusan (Sekjur).
  4.  Mahasiswa membaca kembali literatur tentang penelitian.
Ada tahapan yang harus dilalui mahasiswa dalam menyusun skripsi yaitu membuat proposal penelitian, menyusun laporan skripsi, membuat artikel untuk jurnal berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran bernomor 152/E/T/2012 terkait publikasi karya ilmiah. Surat tertanggal 27 Januari 2012 ini ditujukan kepada Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS seluruh Indonesia.
Selain memberikan gambaran mengenai skripsi Kaprogdi juga memberikan arahan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara baik, membaca jurnal, memilki contoh jurnal, dan mengetahui format jurnal. Hal yang menjadi kendala mahasiswa PBSID dalam penyususnan skripsi adalah kurangnya penerapan tentang ilmu yang telah dipelajari mengenai linguistik dan sastra. Kaprogdi berpesan pada mahasiswa jangan sampai mahasiswa dimanfaatkan oleh orang-orang yang di luar ini yang menawarkan jasa. Kaprogdi menekankan dosen pembimbing akan membimbing mahasiswa hingga selesai. Konsultasi dengan pembimbing didasarkan atas saling percaya dan saling memahami.
Drs. Zainal Arifin selaku sekjur dalam sambutannya memberikan gambaran mengenai cara pengisian formulir yang telah diberikan kepada mahasiswa. Untuk mencairkan suasana sekjur memberikan sedikit guyonan pengumpulan formulir hingga batas akhir diserahkan kepada “Aku”. Keterlambatan pengumpulan formulir tidak akan diproses. Sekjur memberi pesan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan topik, pustaka dan sumber penelitian.
Pada sesi selanjutnya Bapak Dr. Yakub Nasucha, M.Hum memberikan pengarahan kepada mahasiswa. Pada awal membuka dengan ucapan selamat atas kesehatan Anda! Secara teknis formulir dapat difotokopi sebagai usaha menjaga formulir jika masih bimbang tentang pilihannya sehingga menghindari coretan dan rusak akibat hal lain. Anda sebagai mahasiswa telah memilih dua pembimbing yang nantinya salah satu akan menjadi pembimbing Anda. Tentukan hal yang mudah. Suka bahasa atau sastra. Atau dapat memilih dosennya. Jika masih bingung lakukan salat istikharah.
Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti acara sosialisasi skripsi luar biasa. Muncul banyak pertanyaan dari mahasiswa yang diutarakan oleh Lutfi, Arum, Asti, Edi, dan Alyn. Fokus pertanyaan pada tujuan sosialisasi lebih awal, jurnal ilmiah, konsultasi, kompensasi, dan pembiayaan. Semua pertanyaan dari mahasiswa dapat terjawab dengan penjelasan yang diberikan pihak dosen. Dosen menambahkan mahasiswa dapat mempelajari buku pedoman skripsi yang telah tersedia di koperasi kampus. (Lutfi)

Serius: Mahasiswa terlihat serius memperhatikan pengarahan dari dosen. (foto kiri)
Bertanya: Salah seorang mahasiswa bertanya mengenai persoalan tentang jurnal. (foto kanan)















 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar